pinterdionline.com – Pernah dengar nama modus segitiga? Ya, modus penipuan online gaya lama ini juga diaplikasikan ke jaman sekarang dan bisa sangat merugikan banyak orang. Simak penjelasannya berikut tentang penipuan modus segitiga.

Sisi Pembeli

Perantara atau calo merupakan jembatan penghubung antara penjual dengan pembeli. Meskipun terkadang jasa ini bisa sangat membantu kedua belah pihak, di sisi lain penipu bisa menjelma menjadi calo dan merugikan keduanya. Di sisi pembeli, biasanya calo menargetkan pembeli yang cenderung tidak paham dengan cara bagaimana proses belanja online terjadi.

Dengan modal kontak-kontak penjual yang potensial, para penipu sudah tahu bagaimana mereka bisa melancarkan aksinya sebagai calo. Di sini perantara berperan untuk mencarikan barang yang diinginkan oleh pembeli. Pembeli akan diberikan instruksi untuk mengirim uang ke penjual, namun ketika dibayar, sang calo justru menginstruksikan penjual untuk mengirimkan barang ke alamat sang calo. Alhasil, sang pembeli tidak pernah mendapatkan barang pesanannya.

Sisi Penjual

Di sisi penjual, kredibilitas mereka bisa hancur karena ulah perantara / calo yang menipu pembeli. Pembeli akan meributkan hal ini kepada sang penjual sehingga reputasi penjual pun bisa rusak. Skenario terburuknya, rekening penjual bisa diblokir atas dasar pengaduan sang pembeli, meskipun keduanya adalah korban.

Sementara penjual dan pembeli memperkarakan kejadian miskomunikasi ini, sang penipu sudah kabur dengan hasil barang tipuannya yang ia dapat secara cuma-cuma. Penipu macam ini datang dengan harapan namun kabur membawa petaka, sehingga sangat tidak patut ditirukan.

Kasus penipuan online menggunakan model segitiga ini selain merugikan kedua bela pihak, juga merusak kepercayaan masyarakat dalam berbelanja online. Hal ini bisa diantisipasi dengan memperluas wawasan dalam berbelanja online baik penjual maupun pembeli agar terhindar dari pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Demi mendukung kemajuan era berbelanja online, penting hukumnya untuk mempelajari seluk beluk dunia digital, sehingga Anda tidak memerlukan jasa perantara saat hendak berbelanja. Selalu waspada akan jenis modus penipuan online lainnya agar Anda selalu aman dalam berbelanja online.

Write A Comment