pinterdionline.com – Tingginya mobilitas masyarakat Indonesia membuat uang elektronik menjadi suatu hal yang semakin diminati oleh masyarakat sebagai alat transaksi non tunai. Baik uang elektronik dalam bentuk kartu yaitu emoney dan uang elektronik yang bisa kamu akses melalui aplikasi pada telepon genggam kamu yang biasa disebut dengan ewallet memiliki keunggulannya masing-masing. Yuk simak lebih jelas lagi pebedaan apa saja yang terdapat dalam e-money dan e-wallet! 

Jangkauan Penggunaan

Sejauh ini jangkauan penggunaan ewallet masih terbilang kalah pamor dengan emoney. Hal tersebut dipengaruhi oleh jangkauan penggunaan yang memiliki fokus berbeda. Uang elektronik dalam bentuk kartu memiliki jangkauan penggunaan untuk transaksi sehari-hari seperti pembayaran bus Transjakarta atau kereta Commuter Line. Sementara dompet elektronik atau e-wallet memiliki jangkauan penggunaan untuk pembelian pulsa telepon, belanja online, pembayaran token listrik, dan tagihan TV berbayar. 

Jumlah Maksimal Saldo

Sejauh ini, pada emoney jumlah maksimal saldo yang dapat diisi di dalamnya adalah 1 juta. Sedangkan pada ewallet jumlah saldo yang dapat diisikan di dalamnya bisa mecapai angka 10 juta. Tinggal kamu pilih deh lebih membutuhkan transaksi jenis apa dan memakai jenis uang elektronik yang mana. 

Sistem Penyimpanan Saldo

Sistem penyimpanan saldo e-money terdapat dalam server operator atau bank dan bisa juga di simpan di dalam chip kartu. Dalam hal ini, emoney lebih dikenal dalam bentuk kartu (data keuangan pengguna tersimpan dalam kartu chip). Contoh e-money adalah Tap Cash BNI, atau E-money Mandiri. Sedangkan penyimpanan saldo e-wallet terdapat dalam server dari telepon genggam penggunanya, tergantung dari operatornya misalnya saja T-Cash untuk Telkomsel. 

Fleksibilitas

Hal penting yang perlu kamu pahami dari penggunaan e-wallet adalah bahwa layanan tersebut berlaku terbatas. Peritel atau bisnis yang ingin dibayar perlu juga harus memiliki jenis aplikasi atau layanan yang sama atau setidaknya bekerja sama dengan operator yang sama agar dapat menerima pembayaran dengan cara ini.

Misalnya saja jika ingin menggunakan salah satu produk e-money, maka transaksi bisnis yang ingin kamu lakukan misalnya belanja online maupun offline untuk beli pulsa atau token listrik juga harus menawarkan opsi pembayaran e-money tersebut. Hanya dengan kerjasama tersebut mereka dapat menerima pembayaran.  Sementara penggunaan emoney lebih global karena dapat berfungsi sebagai pembayaran transportasi hingga akses jalan tol dan penggunaannya dapat dilakukan di banyak tempat.

Itulah perbedaan dari emoney dengan ewallet. Sebenarnya penggunaan keduanya bergantung pada prioritas kegiatan transaksi keuangan kamu. Kalua kamu lebih sering menggunakan transportasi umum, otomatis kamu akan lebih sering menggunakan emoney. Namun jika kamu lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan suka berbelanja online mungkin kamu akan lebih sering menggunakan ewallet. Namun keduanya tetap membutuhkan keamanan yang tinggi lho!

Write A Comment