pinterdionline.com – Ada beberapa jenis modus penipuan yang marak terjadi, salah satunya adalah phising. Biasanya dalam modus ini, pengguna internet akan dipaksa untuk mengklik malware tersebut, dan membawanya ke dalam situs palsu. Situs ini berisi script internet banking, yang dapat membelokkan transaksi asli para nasabah ke rekening tujuan pelaku, yang sudah disiapkan sebelumnya.

Uang yang ditransfer akan tersalur dalam rekening penampungan yang tentu saja dibuka dengan identitas palsu. Kamu sebaiknya melakukan 3 cara di bawah ini agar terhindar dari modus penipuan phising.

Perhatikan Tampilan Email Masuk

Sepintar apapun penipu yang mencoba menirukan isi email seperti email asli, pasti ada tampilan yang mencurigakan. Selain itu, Anda juga dapat memperhatikan tata bahasa yang digunakan. Perhatikan juga isi email, biasanya akan timbul keanehan lain, misalnya email dikirim dari negara lain, isi email dalam bahasa Inggris, namun beberapa poin justru menggunakan bahasa asing lainnya. Bila sebuah email asli dari perusahaan biasanya pasti akan ada konsistensi dalam isi email.

Konfirmasi ke Pihak Bank Melalui Nomor Telepon Resmi

Jika Anda mendapatkan email dari pelaku yang mengaku sebagai pihak bank, dan ragu apakah email tersebut asli atau nggak, lebih baik lakukan konfirmasi ke nomor layanan pelanggan. Carilah situs resmi bank tersebut melalui mesin pencari (contoh: Google), dan buka bagian “Hubungi Kami” atau “Contact Us” biasanya bank yang asli akan menyediakan nomor bebas pulsa untuk para pelanggannya. Tanyakan ke pihak CS mengenai kebenaran email tersebut, dan apakah benar kamu diharuskan mengisi data yang kamu miliki atau nggak.

Pemblokiran Kartu

Kalau kamu terlanjur menjadi korban modus penipuan phishing, dan tiba-tiba mendapatkan tagihan yang sama sekali nggak pernah kamu lakukan tentu saja ada langkah yang perlu kamu lakukan. Segera hubungi call center resmi bank penerbit kartu kredit, dan minta langsung memproses pemblokiran kartu. Selanjutnya, kamu bisa mendatangi bank yang bersangkutan dan menunjukkan bukti bahwa kamu nggak menggunakan kartu kredit pada saat waktu yang tertera dalam tagihan. Jangan sampai kamu harus bertanggungjawab atas pembayaran tagihan yang nggak pernah kamu lakukan. 

Itulah 3 cara yang sebaiknya kamu lakukan agar kamu terhindar dari modus penipuan phising. Miris memang, bahwa kecanggihan teknologi justru dimanfaatkan dengan cara yang tidak benar oleh pihak yang kurang bertanggungjawab. Padahal bisa saja orang tersebut menciptakan inovasi baru dari kemampuan dan ilmu yang ia miliki. Jadi kamu juga harus tetap berhati-hati ya!

Write A Comment